Breaking News

Pimpin Rakor Dengan BPJN Kalbar, Bupati Sintang Siap Dukung Pelebaran Jalan dan Duplikasi Jembatan Melawi

SINTANG, - Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala memimpin Rapat Koordinasi Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Rencana Pembangunan dan Pengembangan Ruas Jalan Nasional di Kabupaten Sintang dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional Kalimantan Barat di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang pada Rabu, 28 Januari 2026.

Jajaran Balai Pelaksana Jalan Nasional Kalimantan Barat hadir secara daring. Sementara Bupati Sintang didampingi oleh Sekda Sintang Kartiyus, Hikman Sudirman Anggota DPRD Sintang, Kepala Bappeda Kurniawan, Kadis PU Mursalin, Pelaksana Tugas Inspektur Budi Purwanto, Kadis Pertanahan dan Tata Ruang Supomo, Kepala BPKAD Harisinto Linoh, dan perwakilan Polres Sintang. 

Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menyampaikan bahwa Pemkab Sintang ingin menindaklanjuti hasil pertemuan dengan Lasarus Ketua Komisi V DPR RI soal rencana perbaikan jalan nasional di kawasan tugu jam, pelebaran jalan lintas melawi dan perubahan status jalan menuju perbatasan menjadi jalan nasional. 

“untuk itulah kami harus bertemu dengan Tim Balai Pelaksana Jalan Nasional Kalimantan Barat. Supaya kami tahu kelanjutanya seperti apa. Apa yang bisa kami lakukan untuk membantu mewujudkan 3 rencana itu. Kami tidak mau, dianggap tidak mendukung perbaikan jalan nasional yang ada di Sintang ini. Lahan untuk pelebaran area tugu jam dan lintas melawi, kami siapkan” terang Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala

Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional Kalimantan Barat Candra menjelaskan bahwa sejak April 2025 sudah menerima usulan peningkatan jalan menuju perbatasan menjadi jalan nasional, namun kalau dilihat dari persyaratan yang ada, sulit untuk merubahnya menjadi jalan nasinal.

“peluangnya ada, jika Kementerian PU yang memutuskan dengan diskresinya. Soal pelebaran jalan di tugu jam dan lintas melawi, kami siap jika Pemkab Sintang bisa membantu memebaskan lahan. Dukungan pendanaan juga sudah ada dari Pak Lasarus. 2026 ini kita mulai perencanaan dan kajian, 2027 penataan persimpangan, 2028 membangun duplikasi jembatan melawi, dan 2029 pelebaran dan penambahan lajur di lintas melawi. Itu strategi yang kami tawarkan untuk mengurai kemacetan di area tugu jam ” terang Candra 

Kurniawan Kepala Bappeda Sintang menjelaskan ruas jalan di Kabupaten Sintang ini totalnya 2.100 KM jalan. 

“sekitar 136 KM statusnya jalan nasional atau 6 persen, 238 KM jalan provinsi atau 11 persen dan sisanya jalan kabupaten. Jalan menuju perbatasan ini memiliki panjang 151 KM diajukan untuk diubah menjadi jalan nasional supaya penanganannya lebih baik dimasa depan” terang Kurniawan.

Rilis humas Pemda sintang